Bila Anda berpikir bahwa miliarder
tidak mengalami kehidupan seperti orang-orang biasa umumnya, maka Anda
salah. Mereka juga pernah mengalami kehidupan dari masyarakat jelata.
Dilansir dari CNBC, Senin 30 Mei 2016, bahkan faktanya,
berdasarkan lembaga survei asal Amerika Serikat, U.S Trust, sekitar 77
persen dari para miliarder dengan kekayaan investasi senilai US$3 juta
atau Rp39,6 miliar adalah dari latar belakang kalangan kelas menengah
atau kelas bawah. Sekitar 19 persen besar dari keluarga miskin.
Survei U.S Trust ini berdasarkan wawancara terhadap 684 orang kaya di
Amerika Serikat terkait latar belakang mereka bisa menjadi kaya.
"Persepsi orang-orang kaya dalam sejarah dan budaya populer telah
digambarkan dengan sebuah kuas yang tidak mencerminkan mayoritas orang
sukses secara finansial dalam masyarakat," kata Presiden US Trust, Keith
Banks.
Banks mengatakan, keuntungan miliarder dalam hidup adalah bukan
keistimewaan finansial, melainkan nilai-nilai dasar, disiplin, kesadaran
yang dibentuk oleh keluarga sejak usia dini, yang melengkapi mereka
untuk menghasilkan dari setiap kesempatan.
Ini 10 sifat yang umum dimiliki oleh para miliarder:
1. Mereka membangun kekayaan untuk jangka panjang.
2. Mereka memperoleh keuntungan dengan mengambil risiko berinvestasi.
3. Mereka tipe orang optimistis dan siap berinvestasi bila melihat kesempatan.
4. Mereka menggunakan kredit secara strategis untuk membangun kekayaan.
5. Mereka sangat detail dalam pelaporan pajak.
6. Mereka melakukan diversifikasi aset.
7. Mereka disiplin dan melakukan investasi untuk tujuan jangka panjang.
8. Mereka memiliki latar belakang keluarga yang kuat dengan orang tua yang mendorong mereka untuk mengejar minat mereka.
9. Mereka suka memberi atau demawan.
10. Mereka berkomitmen pada keluarga.
No comments:
Post a Comment