Di berbagai media seperti televisi,
media sosial, ataupun surat kabar elektronik; Anda mungkin sudah perah
melihat berbagai macam orang kaya di dunia. Satu hal yang menarik dari
para orang kaya tersebut adalah tidak seluruhnya berasal dari kalangan
selebritis, politikus, dan pengusaha besar yang memang identik dengan
memiliki banyak uang.
Tidak perlu jauh-jauh, pernahkah kamu melihat melihat sendiri atau
mendengar teman dan rekan kerja yang: bisa berlibur ke tempat jauh
seperti luar pulau atau luar negeri, membeli smartphone merek
beken yang jelas mahal, atau bahkan memiliki mobil dengan jerih payah
sendiri; padahal mereka tidak tampak seperti orang kaya berpenghasilan
tinggi? Apa yang sebenarnya menjadi kunci keberhasilan mereka menikmati
seluruh ‘hal mewah’ tersebut?
Managing Director dari situs pembanding produk keuangan paling populer di Indonesia HaloMoney.co.id,
Jay Broekman, menyatakan bahwa ada dua kunci utama yang dapat membantu
seseorang untuk memperoleh kekayaan finansial. Yang pertama adalah
menggunakan passion sebagai landasan untuk hidup, sedangkan yang kedua
adalah pengelolaan keuangan pribadi.
“Sepintas memang terdengar klise, namun pengelolaan keuangan pribadi
sekecil apapun penghasilanmu merupakan prinsip dasar utama untuk meraih
kekayaan finansial. Prinsip yang diterapkan di sini adalah akumulasi nilai sekecil apapun lama kelamaan akan menjadi besar,” kata Jay.
Ada empat strategi pengelolaan keuangan pribadi untuk meraih kekayaan secara finansial.
Strategi yang perlu adalah menabung dengan konsep penyisihan penghasilan, bukan penyisaan penghasilan.
Contohnya, Anda mendapatkan gaji Rp3 juta di akhir bulan Maret dan
berencana menabung Rp500 ribu. Dengan konsep penyisihan, maka
menyisihkan Rp500 ribu langsung pada saat menerima gaji tersebut. Sisa
gaji Rp 2,5 juta dapat Anda gunakan sesuai keperluan sehari-hari.
Bagaimana dengan konsep penyisaan? Dengan konsep ini, maka Anda akan
menggunakan gaji Rp3 juta sehari-hari dan berharap agar di akhir bulan
berikutnya akan tersisa Rp500 ribu, yang jarang terjadi secara tepat.
Secara psikologis, ketika memegang penuh gaji Rp3 juta,
maka akan merasa memiliki ‘banyak uang’ untuk digunakan sehari-hari.
Jika Anda sudah ‘mengunci’ Rp500 sejak awal, maka tidak perlu takut uang
yang sudah disisihkan tersebut terpakai dan juga akan berusaha untuk
tidak mengeluarkan uang lebih dari sisa Rp2,5 juta di alam bawah sadar.
No comments:
Post a Comment